Tiga jam kemudian, Karina dan Len sudah duduk manis di pet shop. "Kenapa tidak di klinik sebelumnya dok?" tanya Len sebelum mereka masuk ke pet shop. "Klinik ada kakak saya, tidak enak terima pasien sementara ownernya minta saya," jawab Karina. "Ownernya yang dokter itu?" "Bukan, tapi bapaknya eh..." Karina mulai ingat, kalau ada dokter plastik itu, anak keberapa ya dia? "Kenapa dok?" tanya Len. "Enggak! Cuma inget hal lucu aja." Karina tertawa pelan. "Kok ada ya orang seperti itu. Ibunya ngidam apa sih." "Pacar dokter ya," tebak Ririn. "Ngawur!" Karina mengibaskan tangannya. Ririn tertawa. "Terus gimana dok syutingnya?" Karina mengerutkan kening. "Tahu darimana?" "Len yang kasih tahu." Karina menatap Len, menuntut jawaban dari matanya. Len jadi salah tingkah. "Dokter 'kan ngg

