KERAS KEPALA

1415 Kata

Karina rebahan di atas sofa ruang tengah dengan bi Murni memijat kakinya sambil menonton film india. "Enak, Bi. agak ke atas sedikit... ya, situ." "Non, tumben minta pijat. Lagian sekarang bukannya non kerja ya?" bi Murni melirik jam dinding di atas TV menunjukan angka 8 malam. "Mana mas Ditya belum balik." "Mas Ditya gantiin aku kerja, sekali-sekali dia yang di sana ganttin aku." "Mbok kasihan sama mas Ditya non, baru pulang dari hutan Kalimantan sudah kerja rodi kayak gitu." "Enak saja, kalau kerja rodi nggak dapat bayaran. Nah mas Ditya dapat bayaran tuh, banyak malahan." "Sudah tahu banyak kok malah nggak diambil?" tanya bi Murni. "Ya kan capek bi," keluh Karina. "Mas ganteng pulaaaang." Ditya masuk ke rumah dan melihat pemandangan sedih di depannya. "Kamu kenapa?" "Kecapekan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN