Madu Kecurigaan

2009 Kata

Bab 37 Madu Kecurigaan Hana melihat perutnya yang belum berubah meskipun waktu sudah berlalu cukup lama. Bedanya, ia jadi lebih mudah lapar dan mudah tertidur. Hubungannya dengan June sendiri masih kembang kempis. Ada kalanya mereka bersikap saling menguatkan, tapi ada pula masa di mana Hana dan June saling kurang ajar satu sama lain. Yang paling membuat Hana merasa sangat bersyukur adalah karena kehamilannya tidak menimbulkan morning sickness atau ngidam yang tidak-tidak. “Han, ke kantin yuk?” ajak Brian, pacarnya itu baru datang setelah jam istirahat dan mengajak untuk pergi ke kantin, tentunya untuk jajan. Hana menggeleng pelan. Ia menyandarkan kepalanya di atas mejanya. “Malas ah. Kamu pergi aja sama Naoki, Bi.” “Kamu kayak kurang enak badan gitu,” kata Brian sambil memegang dahi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN