Bab 25 Pengakuan June Hana melihat ponselnya saat mendapatkan getaran, tanda panggilan masuk. June menghubunginya untuk kesekian kali karena waktu sudah malam. “Han, kok nggak diangkat?” tanya Kayla saat melihat teman dekatnya itu tidak mengangkat panggilan June, Om-om yang tinggal bersama temannya itu di rumah ayahnya. “Malas ah, Kayl,” Hana menggeleng pelan. “Paling juga Om June mau ngerecokin aku nyuruh pulang.” Hana menyimpan kembali ponselnya tapi getaran kembali terasa. June menghubunginya lagi? Saat Hana melihat layar ponselnya ia pun mendesah. Bukan June, tapi Brian yang kali ini menghubunginya. “Tuh sekarang giliran Brian yang nelepon. Angkat aja, Han,” kata Kayla. Mereka masih berada di dalam mobil menuju rumah Kayla setelah seharian berada di acara pernikahan sepupu Kayl

