Pacaran dan Tunangan

1377 Kata

Bab 22 Pacaran dan Tunangan Rasanya baru kemarin June menerima Aira sebagai kekasihnya, tapi tiba hari di mana akhirnya ia menyematkan cincin indah bertahtakan berlian di jari manisnya. Acara pertunangan antara Aira dan June dilangsungkan di kediaman rumah Aira yang berada di jantung Kota Bogor. Dihadiri oleh kerabat dekat dan tentunya keluarga inti June, mulai dari Ayah, Ibun, dan adik laki-lakinya (satu-satunya), Lio. “Selamat ya, June, Aira,” sapa seorang laki-laki berkumis cukup tebal sambil menghampiri June dan Aira yang sedang berdiri. June tersenyum simpul dan Aira mengangguk. “Makasih ya, Om, udah mau datang.” Aira tersenyum manis. “Nggak nyangka, kamu masih kuliah kedokteran tapi tetap bisa pacaran ya?” “Ah Om Martin bisa aja,” kata Aira. “Selamat ya, June,” kata Om Marti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN