25. Orang Pertama

2133 Kata

Alvin POV Seminggu telah berlalu semenjak kami tinggal terpisah rumah. Rumahku terlihat ada yang terhilang walau semua perabot dan benda-benda itu masih tetap di sana. Ya, rumah sederhana ini kehilangan cinta. Bangunan kosong yang hanya berguna untuk berteduh yang meninggalinya. Hingga hari ini aku dan Emma masih saling menjaga jarak. Hanya sekedar menyambungkan panggilan video pada anak-anak dan tanpa berkomunikasi lebih jauh. Anak-anak masih tetap menangis setiap malam saat video call dengan Emma. Mereka merindukan Emma dengan sangat. Kerap kali aku mengajak mereka ke kantor Emma, tapi wanita itu sendiri yang menolak menemui mereka. Perilaku yang sedikit aneh menurutku, karena aku yakin tidak ada seorang Ibu yang tidak ingin melihat anaknya. Tapi mungkin Emma sedang mempersiapkan dir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN