Sarah POV Empat belas hari berlalu dan sekarang waktunya bertemu dengan pasangan itu lagi. Aku menghela nafasku, memberikan paru-paruku udara yang cukup sebelum menghadapi keras kepala dan keras hati mereka. Baru saja aku membaca catatan terakhirku untuk Alvin dan Emma, sekarang pintu ruanganku terbuka dan kedua orang itu masuk. Wajah mereka masih tetap sama seperti saat terakhir bertemu. Terlihat datar, tanpa ekspresi dan humm… masih belum beres rupanya. Mungkin ini saatnya aku melanjutkan terapi kedua. Biasanya saat menjalankan terapi kedua ini pasangan yang bertikai jadi lebih baik. Frekuensi konflik mereka sudah mulai berkurang dan mereka mulai bisa melihat kebaikan pasangan mereka. Tapi, sebelum itu aku akan memberikan mereka kesempatan untuk bercerita tentang tugas yang kuberikan

