Author pov “Boleh aku masuk?” Ucap Arga yang masih berdiri di depan pintu pada Ira yang mematung menatap shock dirinya, Ragil yang awalnya akan keluar dari apartement Ira kini menyandarkan tubuhnya ke tembok dengan ke dua tangan dimasukan ke dalam saku celana. Ira tidak berbicara, hanya memberi jalan untuk Arga dengan wajah menunduk. Arga melenggang masuk ke dalam dengan santainya, walaupun dia merasa kecewa karena telah dihinati oleh sang tunangan namun nyatanya saat ini ia merasa sangat bahagia. Setelah mendudukkan dirinya di atas kursi, Arga lalu mengirimkan hasil rekamannya pada sang adik, dan meminta Evan untuk datang ke apartemennya Ira membawa serta keluarga Ira dan keluarganya juga. “Dia yang trip ke Jepang bersama kamu?” Tanyanya saat Ira sampai di ruang tamu diikuti laki-laki

