Huzam mempertimbangkan pendapat Maria. Ia harus waspada terhadap Arbrito, Anggoro dan sekarang ditambah Jin Ha. Serangkaian hal yang tak sempat ia perhatikan. "Axeltel bagaimana?" "Bapak memang ingin menjadikan Jin Ha sebagai CEO nya." Huzam menghela napas. Jik begini ia sudah kalah banyak langkah. "Maria ...." "Ya?" "Bisa kau bantu aku?" Huzam meminta Maria untuk mendekat kemudian mengutarakan niatnya. "Bahaya, Zam." "Aku mohon. Mungkin, aku tak punya kesempatan lain." "Kamu bakal kehilangan semuanya, Zam." "Tapi aku bisa menemukan Bintang." Maria menatap prihatin pada pemuda yang terpaksa menjadi orang yang berbeda dengan aslinya. Maria menggeleng. "Aku mohon. Hanya kamu yang bisa membantunya." "Lukamu?" Kali ini Huzam beralih melihat Fatiya. Ia ingin gadis itu ikut dengan

