68. Hanya Lelucon Kah?

1395 Kata

Perjalanan perdana dengan vibe yang berbeda. Jika dulu ia merasakan naik pesawat dari Jogja menuju Jakarta, sekarang dari Jakarta menuju negeri gingseng. Awalnya Huzam tak memikirkan terkait nama dari perusahaan raksasa milik Anggoro itu. Namun, setelah ditelisik ternyata berhubungan dengan huruf hungeul. “Saya tidak bisa bahasa korea. Jika ditanya bagaimana?” Huzam tetaplah Huzam yang polos. Hal tak perlu semacam itu tetap ia sampaikan. “Ada penerjemah pastinya,” timpal Arbrito santai. Perjalanan kali ini memisahkan Huzam dan Anggoro di mobil jemputan. Mereka sengaja tidak disatukan demi sebuah tujuan. Arbrito yang lebih paham dari siapapun langsung menjalankan misi tersebut dengan baik. “Ini salah satu cabang Hwayang yang ada di korea,” terang Arbrito saat mereka sampai di sebuah hot

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN