Sorepun tiba Naruto, Sasuke dan Sakura menunggu guru pembimbing di tim mereka datang. Berjam jam mereka lalui belum membuahkan hasil sedangkan orang yang mereka tunggu belum menampakkan batang hidungnya. Rasa bosan kian memupuk membuat bocah kuning melakukan aksi jahilnya mengerjai orang yang mereka tunggu dari tadi. Sedikit kesal baru dirasakan oleh orang yang terkena jebakan dari bocah kuning disaat kesan pertama mereka.
Dan disinilah mereka diatas atap akademi berdiri seorang pria dewasa yang akan menjadi guru pembimbing dari tiga orang anak yaitu dua anak laki-laki dan satu anak perempuan.
Tiga anak itu menatap kesal ke arah gurunya yang juga menatap kesal kearah mereka bertiga.
"Baiklah, Ayo kita mulai. Pertama perkenalkan diri kalian" ujar guru tersebut
"Perkenalkan diri?,, Bagaimana,,, Apa yang harus kami katakan sensei?" tanya gadis yang duduk di antara temannya.
"Seperti hal yang kau suka dan hal yang tidak kau suka, cita cita, hobi kira kira seperti itu" balas guru tersebut.
"Heii! Begini.. Sebelum itu, tolong beri tahu tentang sensei dulu" ujar bocah kuning itu.
"Aku??,," ujar guru tersebut
"Namaku Hatake Kakashi, Aku tak akan mengatakan apa yang ku suka dan apa yang tak ku sukai pada kalian" balas Kakashi yang membuat Naruto dan Sakura terkejut begitu pula Sisame yang baru saja datang juga terkejut.
"Aku tak mempunyai impian atau belum terpikirkan dan mempunyai banyak hobi" ucap Kakashi sambil menatap kearah Sisame yang mendekat.
"Sudah lama aku tidak melihat nya, terakhir saat di distrik Uchiha dipembantai ia tergeletak pingsan bersama Sasuke" batin Kakashi
"Akhirnya yang kami tau hanya nama mu saja senpai" ujar Sisame sambil berdiri di samping Kakashi
"Maaf ya kalian dan Senpai, Aku terlamat"ucap Sisame seraya membungkuk badan sebagai permintaan maaf.
"Yare yare tidak masalah" balas Kakashi.
"Huh,, tidak masalah Sisame-san, Kakashi -sensei saja terlambat" sindir sakura pada Kakashi.
"Sisame-chan sekarang giliran mu berkenalan, walaupun kami sudah mengenal mu tapi kami juga ingin tau impian dan hobi mu apa" ucap Naruto diangguki oleh Sakura dan Kakashi, sedang Sasuke hanya menatap.
"Namaku Namikaze Sisame, yang ku suka belajar berbagai jutsu jutsu, aku suka mengerjakan misi, hasilnya ku tabung biar cepat kaya dan yang paling ku sukai adalah Uang dan dango tiada hari tanpa dango,, Hah aku jadi lapar sekarang" kata Sisame sambil mengelus perutnya. mereka semua sweatdrop mendengar ucapan Sisame.
"HEE!! apa-apaan itu"😓 batin Sakura
"Dango kah, ternyata ia masih pencinta dango"😏 batin Sasuke
" Sensei,, kurasa putrimu lebih mencintai Uang dari pada Desa"😓iner Kakashi
"Mungkin, aku bisa minjam Uang pada Sisame-chan saat mencalonkan diri sebagai Hokage nanti"🤔 Pikir Naruto.
"Lupakan,,, yang tidak ku sukai adalah diriku, musuh terbesar ku adalah diriku sendiri, aku benci sisi lemahku dan aku tidak menyukai kehilangan. Impian ku melindungi dan terus melindungi siapapun itu yang menurut ku baik, itu bagaikan misi abadi bagiku. Dan untuk hobiku, aku suka melakukan banyak hal selagi tidak merugikan orang" ucap Sisame.
"Aku iri, pantas saja ia banyak digilai"iner Sakura
"Kau sudah banyak berubah, ini yang kusukai darimu, semoga kau cepat mengingatku lagi"batin Sasuke
"Pemikiran nya dewasa tidak cocok untuk seusianya"batin Kakashi
"Aku juga harus kuat untuk melindungi Sisame-chan"pikir Naruto.
"Berikutnya kalian, dimulai darimu kuning" perintah Kakashi menunjuk Naruto.
"Perkenalkan namaku Uzumaki Naruto. Yang kusuka Ramen, terutama Ramen ichiraku yang selalu Iruka-sensei dan Sisame -chan, aku benci menunggu selama 3 menit, setelah menuangkan air panas kedalam gelas Ramen. hobiku adalah makan Ramen. Dan impianku... adalah menjadi Hokage dan karena itu aku akan membuat seluruh warga desa mengakui keberadaanku!!." Ucap Naruto dengan penuh semangat.
"Aku mengerti... Dia berkembang dengan menarik"batin Kakashi
"Oke, selanjutnya" kata Kakashi
"Aku Haruno Sakura,
Apa yang ku suka... Maksudku,
Yang ku suka adalah..."Ujar sakura melirik Sasuke
"Dan hobiku... Maksudku" Sakura yang masih sekali kali melirik Sasuke
"Impian ku.... KYAAA" ujarnya langsung berteriak
"Sumpah gak jelas banget, ganjen ni cewe"
"Dan?.. Apa yang tidak kau suka?"tanya Kakashi
"Naruto" balas sakura
"Gadis ini diusianya lebih tertarik cinta dari pada jutsu ninja" batin Kakashi.
"Selanjutnya"ucap Kakashi
"Namaku... Uchiha Sasuke, aku mempunyai satu hal yang sangat kusuka dan terkadang ku benci"ucapnya Sasuke melihat ke arah Sisame.
"Aku punya banyak yang tidak ku suka, tidak ada yang khusus,dan juga, aku sama sekali tidak ada niat memengatakan kalau aku memiliki cita cita. Dan aku tidak ingin ambisi ku hanya sebagai angan, aku punya ambisi. Ambisi membangkitkan klan Uchiha kembali dan aku akan membunuh pria itu"lanjut sasuke membuat suasana hening senyap mereka larut dalam pikiran masing-masing.
"Tidak mungkin, bukan aku kan"pikir Naruto
"Sasuke keren"iner Sakura
"Siapa yang dimaksud nya, mengapa rasanya aku harus menghentikan nya"pikir Sisame
"Aku mengerti"pikir Kakashi
"Kalian itu sangat khas dan menarik. Besok,, kita akan melaksanakan misi" ujar Kakashi
"Ya!! Misinya seperti apa"tanya Naruto
"Pertama,, misi yang kita lakukan hanya berempat saja kecuali Sisame" jawab Kakashi.
"Apa? Kenapa Sisame-chan tak ikut sensei" tanya Naruto
"Ia ada tugas lain yang lebih penting" kata Kakashi
"Jadi, Misi kami apa sensei" tanya Naruto
"Latihan bertahan hidup" jawab Kakashi
"Latihan bertahan hidup??"beo Naruto
"Mengapa kita melakukan latihan ini seharusnya misi,kan" tanya sakura
"Kami telah latihan di akademi"lanjut sakura
"Ini bukanlah latihan biasa" balas Kakashi
"Lalu latihan apa ini"tanya Naruto. Seketika Kakashi tertawa membuat semuanya terdiam, tanda tanya besar terlihat diwajah mereka.
"Chotto, Apa yang lucu Kakashi -senpai, jangan membuat teman teman ku penasaran" tanya Sisame dengan nada sinis.
"Uh, kalau aku katakan, teman teman mu pasti gemetar ketakutan" jawab Kakashi disertai kekehan
"Dari dua puluh tujuh orang yang lulus, hanya sembilan orang yang di akui sebagai Genin" ucap Kakashi dengan serius
"Delapan belas yang tersisa akan dikirimkan kembali ke akademi dengan kata lain, latihan ini adalah latihan yang sangat sulit dengan tingkat kegagalan 66%, kau sangat beruntung Sisame dengan kejeniusan mu, kau sudah jadi Jounin di usia yang sangat muda" ucap Kakashi seraya menepuk pelan kepala Sisame yang membuat suasana pundung hening dan mencekam.
"Hei, Senpai jangan katakan itu"jawab Sisame yang tersenyum canggung.
"Lihat..lihatlah kalian sudah ketakutan"seru Kakashi yang tiba-tiba berubah ceria.
"Itu tidak mungkin, kenapa harus begitu, lalu untuk apa ada ujian kelulusan" tanya Naruto.
"Oh itu, hanya untuk memilih orang berbakat untuk menjadi Genin" jawab Sisame, sontak membuat Naruto berteriak.
"APAAAA"
"Ya begitulah, aku hanya akan menentukan kalian lulus atau gagal. Bawa semua alat ninja kalian. Kita bertemu jam lima pagi" perintah Kakashi lalu berkata lagi
"Kecuali Sisame besok ia melakukan misi khusus keluar desa" lanjut nya.
"Haiss,,, Senpai, mengapa kau mengatakan itu" ucap Sisame merasa tak enak.
"Kurasa itu harus dikatakan, dari pada mereka nanti bertanya tanya" balas Kakashi.
"Aku tambah iri dengan nya" iner Sakura
"Jangan kelelahan Amey"batin Sasuke
"Wah sugoi Sisame -chan, Apa kau lama??jangan terlalu lama misinya Sisame -chan aku tidak mau makan Ramen sendiri. Dan jangan lupakan oleh olehnya -ttebayo" kata Naruto dengan segala ekspresi nya
"Tentu saja tidak, aku hanya dua hari. Tidak lama. Kalau oleh oleh.... Hmm? Baiklah, akan kubawa kalau ingat" membalas Sisame
"Dan kalian..."lanjut nya.
Deg,,
"Saat aku pulang nanti aku hanya ingin dengar kalian sudah lulus Tes" seruku menatap tajam mereka satu persatu hanya dibalas anggukan cepat dari mereka.
"Tidak mungkin aku kembali ke akademi, aku akan memperlihatkan kekuatan. Aku tidak akan gagal lagi" batin Naruto
"Jika gagal dalam tes ini, aku akan terpisah dari Sasuke -kun. Ini adalah latihan cinta. Aku tidak mau Sasuke -kun berduaan dengan Sisame nantinya" batin sakura
"Oke kalian boleh pergi" perintah Kakashi
"Oh,, dan sebaiknya kalian jangan sarapan. Kalian pasti akan muntah" ujar Kakashi setelah itu pergi begitu juga dengan kami juga membubarkan diri.
—————
Dikantor Hokage
Brakk,,
"Jii-chan!!! Aku bosan!!"ucap gadis yang baru masuk tanpa rasa segan.
"Huh, kau selalu seperti itu Sisame, bukankah aku sudah memberimu misi untuk besok" jawab seorang kakek yang begitu dihormati di desa tempat gadis itu. Ya gadis itu adalah Sisame dan kakek itu adalah Sarutobi Hiruzen Hokage Konoha.
"Itukan besok, Jii-chan. Aku ingin melakukan sesuatu" jawab Sisame seraya duduk di samping Kakek itu.
" Huhh, bilang saja kau ingin dibelikan dango.. Hasil dari misi mu kan ada, kenapa kau tidak menggunakan nya?" Tanya Kakek itu heran.
"Jii-chan,,,, Aku sayang menggunakan nya, selagi ada dirimu kenapa harus dibuat sulit. Ayolah Jii-chan,,"rengekan nya pada pemimpin desa itu.
"Baiklah, tapi kau bantu aku mengurus laporan ini" ucapnya seraya menyerahkan beberapa lembar kertas pada Sisame.
"Oke, kau harus janji" jawab Sisame tak berselang lama ketukan pintu terdengar.
Tok,,tok,, tok,,
"Masuk" seru Hiruzen yang masih duduk selonjoran di samping Sisame.
"Ada perlu apa Iruka?" tanya pemimpin desa itu setelah melihat siapa yang datang keruangan nya.
"Maaf Sandaime-sama, ada yang ingin saya tanyakan" jawab Iruka
"Apa yang ingin kau ketahui"
"Aku tidak berpikir kau datang, hanya datang kesini untuk minum teh, bukan" ujar Hiruzen dengan serius.
"Jounin dikelompok 7 Naruto,, Guru seperti apa dia?"
"Apa dia guru yang ketat" tanya Iruka penasaran tanpa terganggu dengan keberadaan Sisame
"Maksudmu Kakashi -senpai,? kenapa dengan senpai, Iruka -sensei,?" Tanya Sisame yang juga ikut nimbrung dengan pembahasan ini.
"Benar Sisame-sama" ujar Iruka, panggilan itu sontak membuat Sisame tak senang.
"Iruka -sensei, jangan pakai -sama bukankah tadi pagi aku sudah mengatakan nya" jawab Sisame sambil mempoutkan bibir. Namun hanya dibalas senyum oleh Iruka.
"Aku mendengar rumor tentang nya..." Kata ragu Iruka.
Hiruzen pun berdiri sambil mengarah ke rak tumpukan buku, lalu mengambil salah satu buku dan menyerahkan buku itu ke iruka.
"Apa ini??" Tanya iruka.
"Ini adalah daftar dari lulus dan gagal dari ninja Genin. Kakashi telah bertanggung jawab sampai sekarang" jelas Hiruzen membuat rasa penasaran Sisame, dan iapun berdiri untuk melihat isi buku itu
"Biarkan saya lihat" iruka sambil membuka buku, tidak lupa Sisame juga ikut melihat.
"INIII,, bukanlah sekedar rumor" seru Sisame terkejut melihat isi buku tersebut.
"Tes dari Kakashi mungkin agak sulit..." Ucap Hiruzen
" Ku kira ia hanya menakut nakuti mereka saja tadi" gumam Sisame tapi masih terdengar oleh kedua orang tersebut.
"Meskipun demikian, itu berati tidak ada yang pernah diluluskan nya..."
" Itu benar,,, Kakashi tidak pernah meluluskan seseorang,, mereka semua... Telah gagal.." balas Hiruzen membuat Sisame seketika merinding, ia sangat khawatir dengan Naruto, temannya itu yang sangat lah ceroboh.
"Ku harap mereka dapat melaluinya" kata Sisame diangguki kedua orang tersebut.
Bersambung,,,