Perpustakaan Malam

2004 Kata

Arunika terbangun perlahan dari tidurnya, masih dalam pelukan hangat Noelle yang meringkuk di sampingnya. Lengan kecil gadis itu melingkar di pinggangnya, napasnya teratur, wajahnya damai tanpa beban. Arunika menatapnya beberapa detik, merasakan sesuatu yang aneh hangat, tenang, sekaligus membuat dadanya sesak tanpa alasan yang jelas. “Tidur yang nyenyak ya, Noelle….” Namun rasa haus yang tiba-tiba datang membuatnya tidak bisa bertahan lama di posisi itu. Ia menyingkirkan tangan Noelle dengan hati-hati, pelan sekali agar tidak membangunkannya, lalu duduk di tepi ranjang. Dini hari di mansion keluarga Jagat terasa berbeda. Sunyi yang dalam, hampir seperti rumah ini tidak berpenghuni, padahal siang hari selalu dipenuhi aktivitas. Ia berdiri, merapikan sedikit rambutnya, lalu berjalan kelu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN