Sudah dua hari semenjak aku terperangkap di sini, aku tak yakin tempat apa yang tengah kutinggali. Aku tak pernah bisa keluar dari ruangan, rasanya benar-benar tertekan. Setiap kali salah satu Immortal datang mengunjungiku, mereka hanya datang untuk memberikan makanan. Setelah itu mereka pergi meninggalkanku. Apakah teman-temanku baik-baik saja? Aku harap mereka bisa segera datang menyelamatkanku, meskipun harapan untuk itu sangat tipis. Bisakah mereka menemukanku? Aku benar-benar merindukan mereka semua, biasanya saat seperti ini, Johan akan datang menemaniku dan menawarkan menghabiskan waktu dengan membacakan sajak-sajak kesayangannya. Aku masih ingat salah satu sajak faforit Johan: "Hope" is the thing with feathers— That perches in the soul— And sings the tune without the words— An

