Extras 36 : Abimayu Menelepon

1349 Kata

"Duh, Zee, lo tuh jangan polos-polos banget, napa?! Jatohnya dungu, tau nggak?!" Keluh Laras, sementara aku sudah bersandar di sofa dengan lelah. Hari sudah siang, dan aku masih mengantuk. Kira-kira kenapa, ya? Beni juga pergi entah ke mana. Dia memang suka seenaknya, jika main di rumahku. Berasa rumah sendiri mungkin. Sementara Laras terus-terusan mengoceh panjang lebar di depanku. "Gue kan nggak tau, Ras," kataku sambil memejamkan mataku dengan lelah. Aku sangat mengantuk, demi Tuhan. "Kalau tau juga nggak gue lakuin. Kemarin gue bahkan nolak ajakan boncengan motor sama Abimayu." "Iya sih, nolakin ajakan boncengan! Tapi kenapa malah makin parah, sih?! Nginep, Zee, nginep loh ini! Di rumah cowok! Untung aja Abi nggak ngapa-ngapain lo!" "Ya terus gimana?!" Kesalku karena Laras sudah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN