Aku menggosok hidungku yang gatal. Udara di sini sangat segar. Saking segarnya, aku bahkan merasa udara di sini masuk sangat jauh ke dalam hidungku. "Lo lebih cocok sama gue." Perkataan itu datang dari si Ji yang sedang bersandar di dekat keran yang ada di luar lapangan indoor. Ya, ada lapangan indoor di daerah sini. Sepaket dengan vila milik sekolah. Abimayu berarti kaya sekali, ya? Sekolah bahkan bisa menyediakan banyak hal hanya untuk ekstrakurikular. Dan lagi. Voli itu olahraganya orang-orang good looking kali, ya? Mereka selalu berada di lapangan indoor, jadi tidak ada pemain yang kulitnya kusam. "Woy! Lo dengerin gue, nggak?" Si Ji tiba-tiba sudah berjalan di sampingku, padahal aku sudah melewatinya tadi. Aku mengedip dan menoleh ke arahnya dengan heran. Dia tinggi sekali. Dan

