Evan agàk kesulitan menemukan jejak keberadaan Ayu. Kamar yang dihuni oleh wanita yang bernama Ayu ternyata registrasinya menggunakan identitas Rania. Salah seorang pegawai disini. Tampaknya wanita bernama Ayu ini suka bermain kucing-kucingan. Bahkan untuk registrasi hotel saja dia enggan menggunakan namanya sendiri. Apa yang sebenarnya sedang disembunyikan oleh wanita itu?. Apakah dia sedang kabur dari seseorang? Evan juga sudah menyuruh orang kepercayaannya mengintrogasi Rania. Tidak banyak info yang mereka dapat dari wanita itu. Selain hanya sebagai sahabat lama. Bahkan kontak Ayu pun tidak tahu. Atau dia enggan memberi tahu. Entahlah. Sahabat macam apa itu. Apalagi Evan mengetahui bahwa orang yang mengaku sahabat Ayu itulah yang telah mencelakakan Ayu dengan memberi obat perangsang.

