36

1504 Kata

Setelah Rangga memutuskan untuk mengantarkan sendiri Aerilyn ke psikiater. Pacar dan sahabat gadis itu hanya bisa mengangguk pasrah saja, lagi pula itu adalah jalan satu-satunya dan yang paling tepat untuk dilakukan. Awalnya mereka ragu, tetapi Riana ikut membantu agar mereka percaya sebab ia mengenal Rangga, yakni tetangganya sendiri. "Gue masih belum ngerti, kalian berdua tahu sesuatu enggak? Otak gue bener-bener blank banget serius deh, gak bisa mikir jernih. Ini tuh ya, sebenernya ada apa? Tolong kalian jelasin sekarang sama kita dengan jujur! Aerilyn kenapa bisa kacau banget kayak gitu?" tanya Regan menatap dua gadis yang duduk di sofa itu. "Sebenernya Rizki sama Rangga itu adik-kakak, tetangga sebelah. Semalem aku sama Kak Fano liat Aerilyn keluar dari rumah mereka dengan tampilan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN