"Mami, Kak Ardo nya susah banget dihubungin nih, gimana dong? Dia bener-bener lagi have fun tuh, sama yang lainnya Mi. Biasalah, sama Kak Ardo dan Kak Regan, terus ini gimana dong Mi? Gak bisa nganter Mami ke dokter dong," ujar Aerilyn, gadis itu malah panik sendiri dengan ucapannya sendiri. "Hei, Sayang ... Udah kamu jangan panik kayak gitu dong. Kamu bisa telepon dokter pribadi keluarga ini buat periksa Mami," ucap Nani dengan suara yang lemah. Aerilyn gelagapan, gadis itu menepuk dahinya sendiri. Ia kemudian meminjam ponsel Nani dan menghubungi dokter pribadi kepercayaan keluarga itu. "Haduh malu aku, dasar Ilyn! Untung aja Mami gak ikutan panik juga. Haduh," lirih Aerilyn seraya menggaruk tengkuknya meski tak merasa gatal pada area itu. *** "Awas aja kalian kalau ngehubungin paca

