"Serly, keadaan Aerilyn sekarang gimana? Apa dia masih enggak mau buat kita temuin atau deketin?" tanya Riana dengan raut wajahnya yang sendu. "Gue udah gak tahu lagi deh, Riana. Kita udah gak bisa maksa ke Aerilyn karena itu akan semakin bikin dia semakin tertekan. Kemarin sih, gue udah coba bicara sampe nangis-nangis akhirnya dia juga terima. Tapi tadi pagi dia telat dan gak masuk lagi ke kelas, ya meski dia emang masih percaya mungkin sedikit bahwa kita gak akan ninggalin dia. Tapi sisi kewaspadaannya itu masih ada," jelas Serly dengan sedih. Gadis itu sudah berusaha selalu mengajak Aerilyn bermain bersama dan ke kantin bersama atau sekadar untuk rencana weekand bareng. Akan tetapi, selalu saja ditolak dan tak mau terlalu dekat lagi meski memang mereka masih bersahabat. Regan dan Fano

