MTTE - DUAPULUHSATU

1237 Kata

.... Leon POV... Gita memang hebat. Dia mengirim SMS padaku. Dan, meminta izinku untuk ke rumah sakit. Dan, menjadi wali mantan kekasihnya itu. Sudah pasti, dia akan merawatnya. Sungguh, Itu membuatku makin marah. Gita tak memang terlihat tak pernah perduli dengan perasaan dan kemarahanku. Dia bersikap seenaknya. Terlepas hubungan sakral yang kami jalani. Aku memukul meja kerjaku begitu keras. Membuat para direksi berbalik ke arahku. Aku melupakan satu hal. Saat ini sedang ada rapat. Ku lihat Fahri sedang menggeleng melihat sikapku. "Ayo, kita lanjutkan", ujar Fahri. Berusaha membuat pandangan semua orang beralih ke layar. Gita memang berhasil membuatku tak fokus. Membuatku kehilangan konsentrasi. Apa dia sedang berusaha menghancurkan perasaanku berkeping-keping? Dengan sikapnya. Aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN