"Maksud lo apa?" cecar Mentari langsung begitu sampai di kelas IPS 1 dan menemukan Marcel sedang berbincang dengan Mario, Kevin, dan Vino. Gadis itu masih berusaha bersabar saat berhadapan dengan Marcel, padahal di dalam hati dia sudah melempar berbagai macam sumpah serapah untuk sosok yang kini sedang menaikkan alis meminta penjelasan. Mentari menghela napas kasar. Menahan diri untuk tidak membentak kendati amarahnya sudah sampai ubun-ubun. "Pengumuman itu. Pengumuman kalau kita pacaran. Maksud lo apa?" Marcel pura-pura terkesiap, seakan baru mengerti maksud perkataan Mentari. Ya, tadi pagi Marcel mengirim pengumuman di grup chat bahwa dia dan Mentari resmi berpacaran. Marcel juga mengirim potret dirinya yang sedang menunggu kendaraan di pinggir jalan tadi sebagai pemanis. Membual bahwa

