BALI 5

959 Kata

Gisel mengusap airmatanya kasar. Ia kesal sekali kenapa airmatanya tak mau berhenti mengalir. Ia kesal. Kenapa semuanya harus seperti ini. Kenapa semuanya tak berakhir baik. Darrell melihat Gisel yang berjalan cepat, ia sedikit berlari dan menarik tangan Gisel supaya gadis itu berhenti. Darrell terkejut melihat Gisel menangis. Kini Gisel mulai terisak. Darrell menghapus air mata Gisel. “Kenapa nangis?” tanya Darrell kepada Gisel dengan menundukan pandangannya. Karena Gisel hanya setinggi bahunya. “ Gu- Gu- Gue. nggak nangis kok. Hisk.” Jawab Gisel dengan terisak. “ Lo nangis beneran kok.” Jawab Darrell bak anak kecil. Gisel langsung memukul d**a Darrell. Lalu terisak. “ Kalau udah. Hisk tau. Ngapain tanya.” Darrell menghapus air mata Gisel. “ Jangan nangis.” Ucap Darrell sedih.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN