41

1103 Kata

Galih menggendong bayi laki-laki yang baru dilahirkan sang istri dua jam lalu. Semalam prank yang dilakukan oleh Syifa, seakan menjadi doa. Usai subuh tadi Wening mengatakan perutnya mulas dan merasa bahwa kali ini si bayi meminta untuk segera dilahirkan. Si ayah pun dengan sigap memboyong sang istri untuk dirujuk ke puskesmas agar segera di tangani. Tepat pagi pukul delapan tadi, suara tangisan bayi laki-laki itu terdengar keras membuat pasangan suami istri itu menitikkan air mata haru. Sang jagoan telah lahir, kini Galih memiliki teman laki-laki saat di rumah. Mengalami dua kali momen menunggu istri melahirkan, membuat Galih sadar bahwa perjuangan seorang ibu tidak lah main-main, nyawa lah menjadi taruhan. "Syifa jadi ke sini, Mas?" Tanya Wening yang baru menyelesaikan makanannya. "

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN