Svarga melingkarkan tangannya di pinggang Alena, membuat Alena tersenyum dan mengecup pipi suaminya itu. Svarga tengah merajuk, pasalnya Alena menolak untuk memberikan jatah kepada suami tampannya. "Mas, kita tidak mungkin melakukan hal itu sesaat sebelum acara nenek," "Tsk, kamu hanya ingin menolak aku saja, Al," rajuk Svarga yang kini membenamkan kepala ke arah ceruh leher Alena. "Untuk apa, aku menolak suamiku sendiri, Mas," ungkap Alena sembari berbalik dan, menangkup wajah Svarga dengan tangannya. Svarga menundukkan wajah. Membuat Alena gemas dengan tingkah sang suami. Siapa yang akan menyangka jika Alena memiliki seorang suami dingin, yang kini bertingkah sangat menggemaskan di hadapannya. "Al, aku tidak suka kamu menggunakan gaun ini," aku Svarga,"kamu terlihat sangat cantik,

