*Author Pov*
Karena latihan sudah mulai di lakukan hampir setiap hari, selain memakai gedung olahraga sekolah, mereka juga meminjam lapangan yang di dekat rumah Alvan seperti biasa.
Hari ini adalah jadwal mereka berlatih di lapangan yang sepertinya sudah di siapkan lebih dulu oleh Alvan. Setelah pulang sekolah, Rio meminta anak-anak yang lain untuk pergi lebih dulu bersama Haqi karena ia harus mengerjakan tugas piket nya lebih dulu.
Ternyata yang pertama kali datang lebih dulu adalah Juna dan Haqi yang memang sejak keluar dari sekolah mereka berangkat beriringan. Sedangkan Radi berangkat bersama Genta.
"Jun, gw boleh nanya sesuatu?" tanya Haqi begitu mereka memarkirkan motor mereka di dekat lapangan.
"Nanya apa kak?"
"Lo ada masalah sama Riri?"
"Hah? gak ada masalah apapun kok. Tapi akhir-akhir ini Riri emang agak beda sih. Kemarin-kemarin dia kayak biasa, tapi besoknya ia berubah lagi, bahkan terkesan cuek k gw." ucap Juna sambil mengedikan bahunya.
"Lo udah pernah coba tanya?"
"Belum sih, abis setiap gw ngedet, Riri pasti pergi ke arah yang lain. Jadi belum ada waktu yang pas untuk gw minta maaf sama Riri."
Haqi hanya menganggukkan kepalanya.
"Syukurlah kalau kalian tidak bertengkar."
Dua puluh menit kemudian para anggota yang lainnya pun datang satu persatu dan bergegas untuk segera berganti pakaian.