CILY, CEO 89 Egois, Dave mengakui itu. Tiap manusia jelas memiliki sisi egois mereka tersendiri, bukan munafik. Tapi itulah kenyataannya. Dia terlalu takut kehilangan Airin hingga membuat dia menutup semua kebusukannya rapat-rapat, entah akan sampai kapan aroma itu tersimpan, dia tidak yakin. Terlebih perlahan-lahan, semua sudah mulai terbuka. Rahasia yang selama ini dirinya simpan rapat-rapat sudah mulai menampakan masalahnya. Bagaikan bom waktu yang sudah di nyalakan, tinggal menunggu waktu kapan bom itu meledak. Andai saja Dave tidak berambisi dan fokus pada satu perasaanya, mengumpulkan sedikit demi sedikit perasaanya, mungkin Dave tidak akan terjebak dalam masalah ini, masalah yang teramat sulit dia hindari untuk sekarang. Pria dengan penampilan yang sudah kusut itu menghela napas,

