CILY, CEO 71 Satu hal yang selalu membuat Dimas tercengang setelah kedatangan Airin adalah, dia merasa Dave semakin gila hanya karena sebuah telpon dari wanita itu. Dimas tidak habis pikir dengan apa yang sudah di lakukan oleh bosnya itu, bahkan dulu saat Devi masih ada, Dave tidak pernah segila ini hanya untuk menunjukan jika dirinya benar-benar perhatian dengan wanitanya. Tidak dengan telpon berkali-kali hanya untuk menanyakan sudah makan belum, makan teratur apa nggak, atau parahnya melakukan panggilan video call dalam jangka waktu lebih dari tiga jam hanya untuk meminta temani lembur. Airin yang tidak bersuara dan Dave yang sibuk dengan pekerjaannya. Dimas yakin bosnya itu benar-benar butuh belaian kasih sayang benar-benar kasar, contohnya dengan garpu atau sendok yang bisa melukai

