CILY, CEO 73

1910 Kata

CILY, CEO 73 "Dari mana Lo?" Dimas menatap sahabatnya yang baru saja kembali ke hotel setelah senja menyapa. Dia memicingkan tatapannya menatap pria yang terlihat kusut dengan jas yang sudah tersampir di lengannya, bahkan kemeja lengan panjangnya sudah dia gulung hingga siku, penampilan terlihat begitu berantakan dari pada biasanya. "Jangan banyak tanya dulu. Gue capek!" "Tinggal jawab aja elah, Lo dari sana kan?" Selidik Dimas dengan tatapan tidak suka. Jika memang Dave dari tempat itu, maka Dimas tidak akan pernah bisa memaafkan pria ini. Sahabatnya itu memang bodoh karena terlalu asik menggores luka di hatinya tanpa peduli bagaimana cara menyembuhkannya. Lalu sekarang, dia malah datang untuk membuka lagi luka lama yang perlahan sudah tertutup. Pria itu benar-benar bodoh. "Diamnya Lo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN