CILY, CEO 87 Airin tidak pernah menyangka jika mengurus acara pernikahan seorang diri akan begitu melelahkan seperti ini. Jika saja dia tahu akan merepotkan seperti ini mungkin dia akan menerima tawaran Dave untuk menggunakan jasa WO, tapi semua sudah terlanjur dan sekarang bahkan sudah hampir selesai. Dia menghela napas panjang, merentangkan kedua tangannya yang terasa pegal. seluruh daftar yang di perlukan untuk acara pernikahan nanti sudah siap, bahkan nama-nama tamu undangan sudah dia susun semua. Tangannya meraih ponsel yang tergeletak di sebelahnya. Lalu mendesah pelan saat tidak ada satupun kabar dari Dave, entah sesibuk apa pria itu hingga lupa memberi kabar pada dirinya. Tidak biasanya Dave seperti ini. Padahal Dave akan selalu mencari dirinya tiap kali beberapa jam tanpa ada ka

