Empat-empat

1334 Kata

Bel yang berdenting segera membuat Aileen Aldari terkejut dan sadar dari tindakan gilanya barusan saja yang begitu impulsif dipicu ucapan La Vie padanya. Ia bangkit seraya menyapu bekas bibirnya yang rasa lipstiknya masih terasa kuat di lidahnya. Sementara perempuan itu berusaha menendangnya, meski kemudian percuma karena Aileen Aldari telah menjauh pergi untuk membuka kunci pintu. "Akhirnya kalian datang juga!" ucapnya dengan wajah nampak gembira seraya mengelap bibirnya berulang kali dengan punggung tangan hingga merah. Ia khawatir masih tertinggal noda lipstik yang bisa mempermalukannya di depan bawahannya jika mereka melihat. "Dia ada di dalam?" Kemal bertanya dengan nada penasaran. Kemudian mengintip sedikit. Melihat La Vie berusaha bangkit dengan noda lipstik yang melebar berantak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN