Empat Tiga

1520 Kata

"Nona La Vie En Rose" dua orang perawat wanita datang memanggil sambil mendorong kursi roda dari ambang pintu. La Vie yang tengah duduk di atas ranjang rumah sakit menelan ludah susah payah. Meski telah mempersiapkan diri untuk berada dalam posisi seperti saat ini, tetapi hatinya tetap saja tak siap. Ada sebagian dari nuraninya yang sedikit menentang keputusannya untuk menggugurkan bayi itu, sekalipun sebelum melangkah ke sana ia sudah cukup siap dengan segala resiko dari keputusannya. Ia mencengkram ponselnya kuat-kuat dengan tangan yang perlahan mulai berkeringat. Semakin perawat itu mendekat semakin ia tahu harus berusaha merelakan apapun demi masa depan yang baik untuknya maupun bayi itu. Sekalipun dengan cara yang jauh berbeda. Ia meletakkan ponselnya di atas nakas. Kemudian menya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN