Dua Tujuh

1964 Kata

La Vie terkejut melihat Victor Leopold kini berdiri di hadapannya. Ia tak tahu alasan mengapa pria itu muncul lagi. Namun satu hal yang ia tahu, perasannya mendadak tak enak. Lelaki itu seolah membawa aura buruk bersama dirinya. Gadis berambut hitam legam itu tak mengatakan apapun, tak juga ingin membalas sapaan ramah Victor Leopold dan lebih memilih mengabaikannya. Ia berlalu begitu saja seolah pria itu tak pernah ada di hadapannya. Namun sikapnya ini malah menimbulkan perasaan tertantang di benak lelaki itu. Ia menangkap lengan La Vie sebelum benar-benar pergi. "Apa begini caramu menyambut tamu? Aku adalah seorang putra mahkota, kau setidaknya harus mengizinkanku masuk ke dalam?" Bibir penuh gadis itu hanya menyeringai tipis, "Kau memang putra mahkota tapi hanya seorang tamu. Aku yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN