Lima Tiga

1612 Kata

"Ayo cepat!" ucap Aileen Aldari dengan langkah tergesa menarik La Vie menjauh dari sana di tengah gelap malam yang kian pekat. Ia berlari tak tentu arah. Hanya satu hal yang terbersit di kepalanya saat itu. Ia mesti mencari tempat persembunyian untuk mereka. Dan hanya satu tempat yang ia lihat memungkinkan. Ia berlari memasuki rimbun pepohonan pinus yang terhampar luas di hadapan mereka. Ia berhenti di salah satu sudut pohon pinus paling besar sambil mengarahkan perhatian menuju jalan masuk yang ia tempuh tadi. Matanya menajam menyaksikan cahaya senter membelah gelap diikuti suara langkah sepatu kian mendekat. Aileen Aldari memusatkan perhatian. Mencoba menebak berapa jumlah musuh saat itu dari cahaya senter yang ia lihat sambil berusaha membuat strategi jitu demi bisa meloloskan d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN