"Jika dirimu tak bisa membuktikan kebenaran, maka biarkanlah Allah sendiri yang menunjukkannya pada mereka tentang kebenaran itu." * * * TAK MENYERAH Daniel memacu mobilnya tanpa henti sejak Diva kembali pergi setelah kesalah pahaman terjadi di antara mereka. Ia terus mencari ke setiap pesantren untuk menemukan sosok isterinya. Ponselnya terus berdering, namun ia mengacuhkannya. Ia sedang kalut selama berhari-hari hanya karena kesalahan bodoh yang tak ia sengaja. Isma menatap penuh harap kepada Ratih, sementara yang ditatap hanya menggelengkan kepalanya dengan putus asa. "Kenapa anak-anak kita terus diberi cobaan yang begitu berat oleh Allah?," Isma menangisi segalanya. "Kak Isma harus sabar. Permasalahannya kali ini bukan datang dari Daniel ataupun Diva. Permasalahannya adala

