HUGGING SHADOWS BAB 51 Temp terus mengikuti laju mobil itu, semakin lama ia semakin menyadari jika mobil itu menuju perkebunan milik Alexander. Temp menghentikan mobilnya, ketika mereka berhenti tepat di depan kebun itu. Orang berjas putih itu turun, sekalipun usianya tidak muda lagi, namun tubuhnya terlihat masih kuat dan kekar. Ia berjalan menuju ke dalam kebun, dan di luar dugaan, Temp melihat kepala pelayan itu datang untuk menyambut kehadiran laki – laki itu. Mereka terlihat berbincang, sesekali tertawa renyah. “Benar, sepertinya kepala pelayan itu terlibat.” Gumam Alexander. “Tapi di mana Alexander?” Temp menatap ke sekeliling kebun. Namun ia tak menemukan sosok yang dicarinya itu. Kresek.......... Seseorang berjalan, melewati pohon – pohon gula yang tumbuh dengan subur. Ket

