HUGGING SHADOWS BAB 50 Temp hanya bisa menatap kepergian Alana, tidak seperti dulu, Temp dapat berjalan bersama dengan wanita itu. Tapi kini, bahkan untuk bisa bertemu dengannya saja ia harus memikirkan sebuah cara. Diteguknya kopi itu hingga habis, ia kemudian membuka ponselnya. Beberapa panggilan telepon masuk, semua berasal dari Julie. Temp menelan sativanya, ia yakin Julie mungkin akan membencinya saat ini, tapi Temp memiliki segala cara untuk menahan wanita itu. Bagaimanapun juga, ia masih membutuhkan Julie, sebagai tangan kanan Alexander. Pesan itupun masuk, pesan yang tak lain berasal dari wanita yang ia tinggalkan dalam keadaan telanjang tadi pagi. ‘Temp, aku bahkan tidak memiliki kesempatan untuk melihatmu bagi ini, apakah kau merencanakan sesuatu?’ Temp membaca kalimat it

