HUGGING SHADOWS BAB 57 Temp membuka pintu kamar itu dengan hati – hati, dilihatnya Alana sedang duduk di sofa sambil menatap ponselnya. Entah apa yang sedang dilihat perempuan itu. “Aku pikir kau tidur, Alana.” Ucap Temp setengah berbisik. “Tidak, perasaanku tidak nyaman. Aku tidak bisa menutup mataku sekalipun aku sudah mencobanya.” Kataku, menatap Temp yang kemudian duduk di sisiku. “Mereka sudah datang, orang – orang yang akan menjaga suamimu. Mereka ada di depan sekarang. Kau tidak perlu cemas, Alana.” Aku mengangguk, tersenyum tipis. “Tadi dia sempat mengerang, kurasa tubuhnya benar – benar sakit, Temp.” “Hmm, obat itu benar – benar kuat, Alana. Aku hanya tak bisa membayangkan bagaimana jika obat itu benar – benar didistribusikan. Akan ada berapa banyak nyawa yang melayang

