Husband 29

1048 Kata
Jasmine menatap pantulan dirinya di depan cermin, gaun cantik yang berwarna hitam kini telah melekat pada tumbuh indah nya, menampilkan bahunya dan juga punggung nya yang terekspos jelas karena rambutnya yang panjang terikat dengan cantik menampilkan leher jenjangnya sedangkan pada leher tersebut melingkar sebuah kalung manis untuk mempercantik penampilannya dan tidak lupa make up yang tidak terlalu tebal menghiasi wajahnya membuat Jasmine menarik sudut bibirnya karena merasa puas dengan penampilannya malam ini. Jasmine kemudian langsung melihat jam di atas nakas yang sudah menunjukkan pukul 8 malam sebenarnya dia sudah sedikit Terlambat untuk datang ke acara pesta ulang tahun perusahaan sahabat ayahnya tersebut membuat Jasmine langsung bergegas keluar dari kamar setelah itu menuruni tangga, langkah  Jasmine terhenti ketika Jian menunggunya tepat di bawah ujung tangga yang juga Tengah menatapnya dalam Diam membuat Jasmine tidak tahu arti tatapan dari suaminya tersebut namun Jasmine  merasa jika Jian mungkin sedikit terkejut dengan penampilan nya malam ini atau merasa aneh Jasmine tidak tahu yang jelas Jasmine mencoba untuk bersikap biasa dengan mencoba untuk membasahi kerongkongannya dan kembali berjalan dengan hati-hati menuruni setiap anak tangga  “kita berangkat sekarang?" Tanya Jasmine sesampainya dia di hadapan Jian membuatnya hanya mengangguk lemah membuat Jasmine mengerutkan keningnya dengan ekspresi yang Jian berikan kepadanya namun Jasmine tidak mau terlalu ambil pusing dengan tanggapan Jian apapun yang dia pikirkan Jasmine kemudian berjalan hendak melewati Jian namun langkahnya terhenti ketika Jian mencekal tangannya "Kau yakin akan memakai gaun itu ke pesta? "Tanya Jian membuat Jasmine menatap kearah dirinya sendiri " tentu saja memangnya kenapa,? Ada yang salah dengan gaun yang aku kenakan? "Tanya Jasmine membuat Jian menatap Jasmine dari atas kepala sampai ujung kaki "tidak ada hanya saja itu sedikit terbuka” jawab Jian membuat Jasmine lagi-lagi menggerakkan kakinya yang kini tertutup oleh gaun panjang tersebut " menurutku ini sudah tertutup aku tidak memakai gaun yang berlebihan” jawab Jasmine namun Jian hanya menghembuskan nafas panjangnya “ tapi bagian belakang gaun ini benar-benar memperlihatkan bagaimana punggung itu yang terekspos dengan jelas "ucap Jian setelah itu mulai melepas jas yang dia kenakan setelah itu menyampaikannya pada bahu Jasmine membuat Jasmine sedikit enggan "Kau tidak perlu melakukannya ini memang seperti ini memakainya jadi lebih baik kau kembali memakai jas itu "ucap Jasmine hendak menurunkan jas yang Jian berikan namun Jian menahan “ lebih baik Pakai saja" Saran Jian  namun tetap menggelengkan kepalanya "ini akan terlihat aneh jika aku yang memakainya jadi lebih baik kau yang memakai saja Kau seperti baru pertama kali pergi ke pesta seperti ini, Apa kau tidak tahu bahwa akan banyak wanita yang lebih berpakaian minim dari yang aku kenakan jadi santai sajalah " ucap Jasmine “ bukan itu yang aku maksud" " Sudahlah ini tidak apa-apa” ucap Jasmine setelah itu memberikan jasa kepada Jian dan langsung berbalik untuk berjalan di mana sopir mereka sudah siap dengan mobil yang hendak mereka kendarai sedangkan Jian hanya bisa menghembuskan nafas kasarnya karena Jasmine tidak menerima saran yang dia berikan dan Jian memilih untuk menuruti perkataan dari Jasmine. Mereka pergi ke acara ulang tahun di mana semua pengusaha dan orang-orang terkenal akan hadir di acara tersebut seperti sebelumnya Jasmine sudah mengira bahwa dirinya pasti akan sedikit terlambat dilihat dari kedatangan mereka yang sudah dipenuhi mobil-mobil mewah di sebuah pekarangan Mansion megah milik salah satu konglomerat yang saat ini menjadi tuan rumah dalam pesta ini, Jian langsung keluar setelah itu menunggu Jasmine turun dari dalam mobil  "Sepertinya kita terlambat" ucap Jasmine setelah itu tanpa aba-aba langsung melingkarkan tangannya pada lengan Jian membuat Jian menetap rangkulan Jasmine tersebut tanpa mengucapkan apapun “  sebaiknya kita bergegas ke dalam” lanjut Jasmine kembali yang sepertinya tidak sadar dengan tindakan yang dia lakukan yang langsung menarik Jian, mereka langsung disambut oleh dua penjaga yang akan menerima kartu undangan yang mereka bahwa setelah itu barulah mempersilahkan mereka masuk . di sana mereka Langsung disuguhi dengan interior mansion yang benar-benar klasik sebelum kembali dihadapkan oleh pintu besar yang juga dijaga oleh beberapa penjaga, mereka membukakan pintu tersebut yang langsung menampilkan ballroom luas yang sudah dipenuhi para tamu, Jasmine sedikit terdiam sambil mengerjapkan matanya karena beberapa dari tamu tersebut menatap ke arahnya dan juga Jian secara bergantian membuat Jasmine  sedikit merasa gugup namun elusan pada punggung tangannya membuat Jasmine menatap ke arah Jian yang seolah menenangkannya  "sebaiknya kita bertemu terlebih dahulu dengan Mister Russel "ucap Jian membuat Jasmine mengangguk Mereka pun langsung berjalan membelah tamu-tamu yang tengah menikmati beberapa sampanye yang dihidangkan oleh beberapa pelayan, Jian kemudian menghentikan langkahnya ketika sampai pada kumpulan seseorang yang tengah bercengkerama dengan seorang lelaki paruh baya yang membelakangi mereka membuat Jasmine mengeratkan genggamannya pada lengan Jian " Mister Russell Selamat atas ulang tahun perusahaan Anda "ucap Juan membuat laki-laki paruh baya tersebut berbalik dan tersenyum ramah kepadanya " Sepertinya kau datang terlambat "ucap russel setelah itu memeluk Jian sebelum melepaskannya dan menetapkan kenarah Jasmine “ Siapa wanita cantik di sebelahmu ini pasti anak dari Ronald bukan dia atasan baru mu? "Tanya  Russel membuat Jian mengangguk setelah itu Jasmine mengulurkan tangannya dengan senyum manisnya "saya Jasmine  carson "ucap Jasmine membuat Russel tersenyum sambil membalas uluran tangan Jasmine "Aku tidak tahu selama ini bahwa Ronald menyembunyikan anak secantik ini dari publik dan tahu-tahu dia sudah menjadi pemegang perusahaan menggantikannya "ucap nya dengan senyum hangatnya membuat Jasmine hanya membalasnya dengan senyuman pula “dan kau Jian, kau masih sangat setia untuk menjadi sekretaris nya Setelah mendampingi ayahnya sekarang mendampingi anaknya aku benar-benar salut "ucap Russel yang membuat Jian hanya tersenyum membalasnya " saya pun sangat salut dengan Anda yang selalu memberikan gebrakan baru pada dunia bisnis ini dan tidak terasa hari ini juga kembali datang ulang tahun perusahaan Anda yang semakin maju "balas Jian membuat Russel menepuk bahu Jian dengan senyum renyahnya "Kau memang selalu bisa memujiku kalau begitu selamat menikmati pesta ini Anggap saja ini pesta kalian dan enjoy lah aku harus menyapa beberapa tamu lainnya "ucap Russel  membuat jian dan Jasmine mengangguk membuat Russel kemudian berbalik meninggalkan mereka untuk menyambut beberapa tamu yang belum sempat dia datangi Jian pun kemudian menatap ke arah Jasmine  " kita cari tempat duduk? "Tanya Jian membuat Jasmine menganggukkan kepalanya " baiklah namun saat mereka berbalik tiba-tiba langkah Jian  dan Jasmine terhenti ketika seorang wanita Menghadang langkahnya "Selamat malam, kita bertemu lagi" ucapnya dengan senyum mengembang membuat Jasmine memutar bola matanya dengan malas sedangkan Jian menatapnya dengan tatapan datar. 
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN