Bab 36. Nanda yang Serba Tahu

1050 Kata

Naomi duduk di depan meja makan, menunggu Nanda selesai mandi, sembari asyik memainkan ponsel. Baru saja melihat-lihat akun media sosial, Nanda ke luar dari kamar mandi. Benar dugaan Naomi, tubuh Nanda yang atletis. Sambil menelan ludah, dia sekilas melirik roti sobek di perut Nanda, dan Nanda yang hanya memakai handuk di pinggang. Jantung Naomi berdebar-debar, tidak hanya berotot, tapi juga putih mulus. Lengan Nanda yang juga kokoh berotot, Naomi iseng membayangkan lengan itu mendekapnya, dan dia yang ingin berlama-lama. "Ada baju Mas di dalam, Mas rendam. Ntar cuciin ya," ujar Nanda, dan dia berlalu ke ruang tengah, mendekati ranselnya dan membukanya, lalu mengambil baju kaos tipis serta memakainya. Naomi terpaku melihat sikap Nanda yang santai seolah sudah akrab sejak dulu. Nanda m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN