"Assalamu'alaikum." Fahri mengucap salam sambil masuk ke dalam rumah. Seperti biasa, akan ada Ainun yang menyambut dari dalam. "Wa'alaikum salam," jawabnya. Ia tengah memetik sayuran di atas meja. "Ibu," ucap Fahri. Salim pada Ainun sebagai bentuk bakti seorang anak. Ainun tersenyum tipis. Wajahnya terlihat teduh meski kian hari keriput di wajah kian bertambah seiring dengan bertambahnya usia juga. "Kok wajahnya kusut gitu? Ada apa?" Ainun bertanya lembut. "Bukan apa-apa, Bu," tukas Fahri menjawab. "Fahri mandi dulu ya, habis itu sholat dan langsung mau ke masjid buat ngajar ngaji," pamitnya. "Iya. Udah makan belum?" "Sudah." Setelah percakapan singkat tersebut, Fahri menuju ke kamarnya. Ia meletakkan tas kerja, melepas kemeja lalu mengambil handuk dari dalam almari. Berulah Fahri

