KH - Fighting For Dinda

1806 Kata

“Pak Fahri!” teriak Dinda. Raut ketakutan terpancar di wajahnya yang penuh dengan lebam. Pipi Dinda merah, mata bagian kirinya juga sama, sementara sudut bibir bagian kanannya berdarah robek. Sepertinya Banyu sempat memukuli Dinda sebelum menyeretnya keluar dari kamar. Dada Fahri bergemuruh penuh amarah. Menyaksikan betapa mengerikan penampilan Dinda saat ini membuat hatinya menggelap. Tangan Fahri terkepal kuat, ingin sekali membalas kelakuan b***t Banyu pada Dinda. Bagaimana mungkin seorang ayah begitu tega menyiksa anak kandungnya? Darah dagingnya sendiri? “Lepasin Dinda!” geram Fahri. Giginya menggertak rahang. “Lepasin dia!” Banyu mendengus, menatap Fahri tanpa rasa takut. “Wali kelas ngapain di sini?” Kemudian dia mengacungkan tangan Dinda yang digenggam. “Anak gue hak gue, bukan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN