Bab 29. Udin Sayang, Baby Ndut

1248 Kata

CILUK, BA! "Aaaaaaa!" Kalma terkejut bukan main, bakso goreng yang hendak masuk ke mulutnya ikut terpental bersamaan dengan jantungnya yang ingin meloncat tuing-tuing dari tempatnya. Ia sampai berteriak dan membuat banyak orang yang juga ikut terkejut oleh suaranya yang lantang. Jantung Kalma berdetak kencang seperti habis dikejar anjing gila. Iya, Arka gilanya, gak ada yang mau jadi anjingnya. Yang paling kacau adalah es kopi yang tadinya dipegang oleh Kalma di salah satu tangannya, harus tumpah begitu saja ke lantai, dan sedikit tumpah ke meja. Sia-sia saja, padahal Kalma baru sekali meminumnya satu kali sedotan maut. Itu semua adalah buah perbuatan dari seorang pria yang dengan santainya tersenyum manis setelah melihat semua kekacauan yang dibuatnya. Tampak tidak berdosa sama se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN