* * * Jeonnel memandang Rane yang berdiri dngan gelisah setelah dia menceritakan semua kisah, “apa yang kamu pikirkan? ” tanya dia yang tengah duduk dibibir ranjang itu menarik Rane untuk mendekat lalu mengusap tangan wanita itu dengan lembut. Padahal sehabis tampil di acara Dylon tadi siang, Rane baik – baik saja, bahkan dia dalam keadaan sangat baik, sampai – sampai terus tersenyum. Namun kini dia menjadi super gelisah. Rane menggeleng dengan satu tangannya yang menggenggam ponselnya. “apa kamu mengkhawatirkan mereka? ” tanya dia kembali. Ini semua salah Jeonnel! “maaf jika aku merusak suasana hatimu.” Sesal Jeonnel. “aku hanya ingin kamu tahu,” ungkapnya, “dan kau tidak perlu khawatir. Mereka pantas mendapatkan itu.” tambah Jeonnel. Rane menatap Jeonnel lalu dia duduk disamping pr

