* * * Fanny berjalan mondar – mandir, dia memukulnya benda persegi panjang itu ke tangannya. Dia terus melakukan hal itu berulang sesaat sebelum seseorang datang. “apa kau telah menunggu lama? ” tanya dia yang seorang wanita. Fanny tersentak karena kedatangan wanita itu, dia melihat kearahnya sedikit gugup lalu menggeleng pelan. “kalau begitu ayo masuk! ” ajak dia, “maaf, aku baru saja bermain golf bersama narasumber.” Ungkap dia, “ngomong – ngomong, tak biasa kau mengajak aku bermain.” Wanita itu menyindir, “kau punya gossip panas ya? ” tanya dia sambil menarik kursi di cafe yang ada di area golf center itu. Fanny lebih dahulu duduk dan meminum air bening itu sebelum mengangguk. Selliya membulatkan matanya saat melihat Fanny mengangguk. Dia memang sering melakukan olahraga bersama Fa

