Ezra tidak tidur sampai pagi, ia menahan dirinya untuk memejamkan mata dan terus mengawasi Aisyah. Gadis itu sudah beberapa kali meminta air dan ingin makan, tetapi Ezra tidak bisa melakukan apa-apa karena ia tidak bisa menemukan dokter Sarah dan perawat karena mereka sepertinya sedang tidur. Ezra hanya memberikan Aisyah air putih, itu tidak cukup membantu. Ia merasa bersalah karena membiarkan Aisyah kelaparan, tetapi gadis itu mengerti dan hanya menatapnya dengan cemberut. Ia melaksanakan shalat subuh di ruang perawatan Aisyah karena tidak ingin meninggalkan gadis itu. Ia sudah bisa melakukan shalat sendiri karena sudah menghafal semua gerakan dan apa yang harus ia baca. Bahkan Ezra sudah bisa melafalkan adzan dan iqamah sendiri dengan bantuan dari melihat video dari youtube, ini perta

