Takdir Allah 54 - New Family

1893 Kata

Ezra duduk di sofa dengan canggung, maksudnya datang ke rumah Aisyah sudah di jelaskan oleh gadis itu. Kegugupan Ezra semakin bertambah ketika Aisyah meninggalkannya seorang diri di tengah keluarga gadis itu. Ezra tidak tahu harus mengatakan apa, ia hanya menunduk, menatap lantai. Entah kenapa, ia merasa sedikit malu, dan ini pertama kalinya ia tida percaya diri di hadapan orang lain karena merasa sama sekali tidak mengetahui apapun. Abimanyu langsung duduk di samping Ezra ketika ia merasa  pria itu sangat canggung. “Tenang aja, bro. Nggak ada yang makan, kok. Itu tante sama Omku, omku itu adik laki-lakinya Bunda.” Ucap Abimanyu berusaha memecah kecanggungan. Zakaria tertawa, “Iya, Nak. Nggak akan di apa-apain kok. Tadi, Aisyah yang nyuruh mereka datang, ternyata ini toh alasannya. Sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN