56. [Pesan Anjas]

1398 Kata

Sayang boleh, tapi jangan terlalu possesif . . . 1 tahun kemudian Zara sudah mulai sekolah modeling sejak 1 tahun yang lalu ia diberitahu bahwa ia telah lulus test modeling saat itu. Sayang senang yang membuatnya menangis, dan membuatnya tidak bisa berkata-kata. Ia baru bisa merayakan kelolosan testnya bersama Ayah tercintanya hari ini, dengan makan-makan dan karaoke bersama. "Papa bangga sama kamu, Zara." Ucap Anjas sambil mengusap kepala Zara. Zara tersenyum senang telah membuat Ayahnya bangga, "Zara seneng bisa bikin bangga Papa. Kalo pun Mama ada, Mama pasti bangga." Anjas mengangguk. "Mama udah pasti seneng. Udah, jangan yang mellow gini, sekarang kamu kan seneng, Papa juga, mendingan langsung aja kita makan-makan, gimana?" Usul Anjas. "Setuju!!!! Yuk." Setelah mereka makan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN