51. [Calon Keluarga kah?]

1253 Kata

Sayang boleh, tapi jangan terlalu possesif . . . 1 Minggu telah berlalu. Ujian praktek kelas 12 telah selesai. Ada rasa lega sedikit saat selesai ujian praktek. Tapi kembali tegang saat dua minggu lagi mereka akan bertempur dengan soal-soal USBN. Tak terasa waktu mereka tinggal 1 bulan di kelas 12 ini. Tidak ada lagi waktu main-main, sudah harus memikirkan bagaimana masa depanmu akan berjalan. "Gaf, sore nanti boleh nggak gue belajar bareng lo?" Tanya Abel. Kali ini Abel sudah mulai menggunakan kata lo-gue pada Gaffa. "Tumben," Jawab Gaffa singkat. "Iya, kan udah mau USBN. Bantu gue ya, kan lo pinter, Gaf." Gaffa terkekeh hambar. "Pinter apaan," "Iya kan seenggaknya lo pernah rangking 1, Gaf. Gue kan belom pernah. Bantu gue makanya." "Modus nggak?" Tanya Gaffa sambil menaikkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN