41. [Jujurlah!]

1060 Kata

Sayang boleh, tapi jangan terlalu possesif . . . 5 hari kemudian. Gaffa benar-benar kusut, berantakan, tanpa Zara. Zara tidak bilang ia akan kemana selama 5 hari itu. Bahkan Gaffa bolak-balik rumahnya untuk mengecek apakah Zara sudah pulang atau belum. Dan ternyata hasilnya nihil. "Gaf, Zara tuh kemana sih? Ilang tanpa kabar gitu?" Tanya Bulan. Gaffa hanya diam tanpa menjawab. "Lo minum berapa botol? Beler banget anjing," Ucap Bagas yang baru saja datang. Lagi-lagi Gaffa tidak menjawab. Ia sibuk memainkan ponselnya. "Gaf," Vito mendorong bahu Gaffa. Gaffa berdiri. "Gua cabut." "Mau ngerokok lagi lo?" Tanya Vito saat Gaffa hendak melangkah pergi. Gaffa melirik sedikit "Bukan urusan lo." Lalu Gaffa pun pergi meninggalkan kelas. Vito menggeleng melihat sikap Gaffa yang berubah s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN