Sayang boleh, tapi jangan terlalu possesif . . . Gaffa menangis dengan suara yang sudah mulai serak. Meneriaki nama Zara berkali-kali, menggenggam tangan Zara dengan erat. Menangis dibawah hujan yang lebat tanpa ada seseorang pun yang lewat menolong mereka. "Zar, bangun, jangan tidur plis, bangun... Zara Regina Ellen bangun!!! Gue bilang bangun bangun!!! Jangan tidur plis gue mohon!!" Teriak Gaffa dengan nada yang bergetar. "Bangun!!!! Zar, bangun!!!" Gaffa mengeluarkan ponselnya yang sudah basah terkena air hujan. Untungnya pun masih bisa menyala dan masih bisa menelepon seseorang diseberang sana. "Halo?halo!!!! Jemput gue di jalan indah, nggak usah banyak tanya anjingggg! Cepet!!" Gaffa pun menutup telponnya dan menaruh ponselnya lagi disakunya. "Arghhhhh!!!!! Anjingggg! Abel!!

